Sunday, June 5, 2011

bidang keahlian....sesuaikah dengan kebutuhan?

Pada saat memutuskan untuk melanjutkan sekolah, satu hal yang menjadi pemikiran saya adalah....bidang apa sih yang harus saya pilih jadi keahlian saya?



Bila merunut "jejak" akademis saya, S1 saya selesaikan dengan tugas akhir pengolahan air limbah sekaligus uji ekotoksisitasnya - dengan latar belakang cerita yang cukup panjang sehingga mengharuskan kami (ber4 saat itu) membuat tugas akhir dengan dua topik sekaligus :). Melanjutkan S2 dengan penelitian mengenai pengolahan lumpur alum dari proses pengolahan air minum, juga tanpa rencana, karena penelitian dilakukan di Taiwan dengan biaya dari universitas sponsor disana, sehingga topik penelitian juga menyesuaikan dengan proyek penelitian yang sedang berlangsung saat itu. Saat menyusun proposal untuk penelitian S3, saya putuskan untuk tetap di jalur yang kotor alias masih berurusan dengan pengolahan limbah, dan dengan berbagai pertimbangan, saya tidak memilih pengolahan biologis yang menurut perhitungan saya akan memakan waktu cukup lama. Tetapi, seperti yang terjadi sebelumnya, lagi-lagi topik penelitian saya harus menyesuaikan dengan proyek penelitian yang sedang berlangsung di universitas tempat saya melakukan penelitian. Saya dan juga kedua kawan seperjuangan saya dari jurusan yang sama, tidak dapat "memilih" penelitian sesuai dengan apa yang kami rencanakan, hal ini  dibatasi oleh masalah klasik "dana" yang tidak disediakan oleh pemberi beasiswa, sehingga kami memang harus mengikuti proyek penelitian yang ada, bila tak mau atau tak mampu membiayai penelitian kami.




Foto-foto oleh BIEBY


 Everything happens for a reason, apapun alasannya, penelitian tetap kami lakukan, dengan usaha yang lebih keras tentu karena kami harus belajar dari nol mengenai topik penelitian ini, dan sebenarnya bukan itu yang menjadi permasalahan utama. Seringkali terpikir, bukankah kami ditugaskan belajar, adalah untuk meningkatkan kompetensi kami sesuai dengan visi dan misi institusi tempat kami mengabdi....lah apabila semua yang ditugaskan belajar, harus menyesuaikan bidang keahlian mereka dengan proyek penelitian dari penyandang dana, bagaimana institusi pendidikan di Indonesia dapat berkembang sesuai dengan kebutuhan, visi dan misi yang direncanakan?

No comments:

Post a Comment